Pages

Selasa, 30 April 2013

Tak Selamanya Rumput Tetangga Lebih Hijau




Yah benar, bagiku hidup ini terasa sangat 'horor' ketika kita selalu mengeluh tentang kenyataan hidup. Merasakan 'rumput' tetangga lebih hijau daripada 'rumput' sendiri, merupakan hal yang sering sekali menghantui pikiran 'polos' kita yang tiba-tiba berubah menjadi rumit dan tak bisa dicerna dengan akal sehat. Sifat iri itu wajar ketika kita melihat sesuatu yang 'lebih' di depan maupun belakang mata. Lebih menarik mata untuk dilihat, menarik telinga untuk didengar, menarik otak untuk dibayangkan, menarik bibir untuk diperbincangkan, menarik hidung untuk dicium, dan menarik alat gerak untuk di perbuat. Itulah hidup, yang lain selalu 'lebih berlian' dari pada 'pasir' untuk dirasakan.

Tapi apakah anda tahu, apa yang anda lihat itu bukan lah rumput alami, itu adalah rumput buatan yang terbuat dari plastik. Bahkan untuk makanan hewan pun tak dapat digunakan, apalagi untuk menghasilkan oksigen hasil fotosintesis. Rumput yang kita lihat itu hanyalah fatamorgana pikiran kita semata. Karena apa? Ini semua dikarenakan kurangnya rasa bersyukur kita kepada sang Maha Penghidup. Kita merasa seakan-akan apa yang kita miliki itu kurang, terasa minim dan sangat tidak menenangkan pikiran alam sadar kita. Pikiran kita terperosok ke dalam lembah hitam yang bisa disebut mental block, yakni suatu lembah yang didalamnya hanya terdapat kata mengeluh, mengeluh dan mengeluh, serta kurang berterimakasih kepada siapapun, dimanapun dan kapanpun. 

Kita tidak sadar kalau ternyata yang kita pegang sekarang itu bukanlah pasir, melainkan berlian yang berbentuk butiran. Berlian yang kualitasnya tinggi dan melebihi mahalnya emas batangan. Rasa bersyukurlah yang dapat membuka mata batin kita kalau sesungguhnya apa-apa yang telah diberikan Allah kepada kita adalah sangat nyata, yaitu butiran berlian simbol dari kenikmatan yang sangat nikmat dan tiada duanya di dunia ini. Nikmat sehat, nikmat rezeki, nikmat kekuatan, dan masih banyak nikmat-nikmat lainnya yang kurang kita syukuri. 

Menengok lebih dalam, apa saja anugerah yang telah diberikan Allah kepada kita ternyata sungguh banyak dan tak terhingga batasnya. Allah lah sang pemilik hidup, Allah lah sang pemberi nikmat, Allah lah segalanya, yang Maha Besar lagi Maha Penyayang dan Maha Memahami maksud hambanya. Cuma itulah kesalahan kita ketika rumput tetangga terlihat lebih hijau. Adalah kurangnya rasa bersyukur kita kepada Yang Maha Esa merupakan permasalahan yang sangat klasik. Tetapi apa salahnya melawan, kita dapat mengaduh dan meminta alias berdoa kepada Maha Pengabul Doa, agar rumput kita juga terlihat lebih hijau dalam penglihatan kita bahkan lebih hijau dalam penglihatan mata tetangga. Toh, tidak ada salahnya kita berdoa. Saya jadi ingat kata-kata Bapak saya yang bunyinya seperti ini, "Berdoalah nak, niscahya doa kita akan dikabulkan. Perbanyaklah doa, semakin banyak doa, semakin banyak ibadah yang kita lakukan karena berdoa itu adalah ibadah. Gantungkanlah dirimu hanya untuk berpangku tangan kepada Allah, bukan hamba-hambanya yang tidak memiliki sedikitpun daya maupun kekuatan selain dari Nya. Meskipun Allah itu tahu mana yang kita butuhkan dan bukan yang kita inginkan."

Intinya kita harus lebih banyak bersyukur, tidak mengeluh dan selalu berdoa yang diiringi dengan usaha dan kerja keras luar biasa. Biarkan orang lain berkata apa yang penting kita tetap dijalan Nya. Dan selalu ingat dan amalkan perkataan Allah berikut ini, Tunjukanlah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. Sekian dulu catatan kecil dari saya, catatan ini terinspirasi dari nikmat lelah karena seharian bekerja. Semoga bermanfaat bagi yang membacanya, tetap semangat, barakallah dan selalu berpikir kalau rumput kita selalu hijau! :) 







"Ketika kita mengeluh, berpikirlah dan rasakan kalau ternyata persentasi keluh kesah kita itu ternyata sangat kecil bagai setetes air dalam samudera, dibanding dengan persentase nikmat yang telah dianugerahkan dari-Nya.

Senin, 08 April 2013

Pacar Baru Lebih Sexy

Khazanah Trans7, tontonan bapakku, hehehhe

Today, 27 Jumadil Awal 1434 Hijriah, Ku memulai aktivitas, kali ini aku kebagian masuk pagi alias day shift. Hoammm :O, ku tengok jam yang menempel kokoh di dinding rumah ku, maksudnya rumah bapak ane gan, hehhehe. Doainnya supaya ane bisa cepet beli rumah sendiri, bukan satu tapi buaanyaak buanget agar bisa diinvest jadi bisnis properti, ceileee tinggi amat impian ku. Tapi nggak ada yang nggak mungkin di dunia ini breyy, minta kepada Allah itu is the best solution, hehehehe, aamiin ya Allah, Allhuma'aamiin. Oke friend's next post, ternyata jam dinding menunjukkan pukul 5.30 WIB, dengan sigap and cekatan, langsung deh buru-buru ambil air wudhu dan mendirikan sholat subuh. Selesai subuhan, tubuhku bergegas menuju kamar mandi. Sedangkan ayah ku yang sedari dulu telah bangun, kini disibukkan dengan tontonan islami yang menjadi favoritnya yakni khazanah @trans7. Sepertinya bapak ku udah kecanduan abis dengan siaran televisi satu ini. Kata bapak ku begitu banyak informasi, ilmu dan pengetahuan yang berbau islami dari acara ini. Selain khazanah, bapak ku juga hobi nonton acara televisi @trans7 on the spot, dengan 7 versinya. Itulah bapak ku, anak keturunan jauh sultan cirebon yang meskipun umurnya menampaki 'kepala empat', tapi sampe sekarang selalu haus akan ilmu, wahh! Bapak ku hebat yah!, hehehehe. Bapak ku selalu bilang begini, "Heru, tuntulah ilmu karena ilmu itu tidak ada batasnya. Seperti kata Rasulullah, Tuntutlah ilmu dari buaian sampai ke liang lahat," kata bapak menirukan suara salah satu ustad gaul yang seirng muncul di televisi.

*****


Seragam kerja udah melekat ditubuhku, makanan sarapan pagi udah pindah ke dalam lambungku, motor telah dipanaskan mesinnya di teras rumah dan kini ku siap pergi menuju tempat kerja. pasti kalian udah tahu kan dimana aku kerja, hehehhehe, kalo belum tahu, lihat post sebelumnya, oke mas bro! Eitss, jangan lupa, sebelum be-pergi-an, ane selalu cium tangan ibu ane, biar aktivitas yang dijalani hari ini penuh barokah, aamiin ya Allah. Keluar dari rumah, bibirku selalu disibukkan dengan doa keluar rumah. Begini bunyinya, ""Bismilaahi tawakkaltu 'alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahi". Kalo ini artinya gan : "Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja". Setelah baca doa ini biasanya ditambah dengan ayat kursi, surah Al-Insyirah plus surah Al-Fill. Kalo belum baca ini semua, rasanya kurang afdol gitu dalam berkendara, hehhehehe.

*****

Pak menteri lagi Pidato


Ngenggg!!! Dengan kuda besi, eh, lebih tepatnya 'pegasus besi berwarna putih' ku telusuri jalan Palembang. Terbang ke jembatan ampera, menghirup udara pagi yang belum terkontaminasi karena jalanan masih sepi. Tiiit! Bunyi finger scan-in, menandakan dimulainya kerja di pabrik hari ini. Seusai kerja rutin, telingaku di buat siru, riuh dan ambigu karena heboh berita kedatangan pak @iskan_dahlan, menteri BUMN sekarang beserta rombongannya. Sayangnya, tadi ane cuma lihat tuh bus nya pak dahlan iskan di samping jalan pabrik, sebelah shelter. Andai bisa bertemu langsung, hehehhehe, mimpi kali yah! Kabar baiknya pak dahlan menggoda karyawan pabrik, eh salah, beliau bilang rekan-rekan pabrik, karena tahun 2015 nanti akan lahir pacar barunya operator yang lebih sexy, pengganti pacar lama yang kurang menggoda lagi, alias pabrik tempat dinas ku yang dikenal sebagai pabrik pupuk pusri 2, pabrik tertua di dunia, hehhehe. Tapi nggak tahu juga aku bakal ditempatkan di pabrik baru atau pabrik lain, itu semua masih rahasia illahi, ceileee kayak judul sinetron religi yah.


*****
Next post, berikut kicauan pak @iskan_dahlan di radio alfa, radionyo para dewa-dewa alias bos besar penghuni pabrik. "Saya Dahlan Iskan mau bilang tuk pusri 2 yang sebentar lagi mau kehilangan pacarnya dan akan digantikan pacar baru yang lebih sexy. Semoga pusri kedepan semakin maju. Buat rekan-rekan pabrik tetap semangat kerjanya, saya tahu kalian semua lagi kerja dan capek." 



Kicauan pak @iskan_dahlan di radio alfa

*****

Dan waktu pulang kerja, saya menyempatkan diri untuk service 'pegagus besi warna putih' ku. Sambil nunggu service selesai, ku isi waktu luang dengan berselancar di 'dumay' alias dunia maya melalui smart phone yang harganya paling murah kepunyaku, dan aku pun tak sengaja menemukan headline berita tentang kunjungannya pak menteri ke pusri untuk meresmikan pembangunan pabrik baru yakni pusri 2B. Beritanya bisa di cek di link berikut : 


Proyek Pusri 2B
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/04/08/15493719/Dahlan.Iskan.Resmikan.Pabrik.Pupuk.Sriwijaya.

Sudut bijak:
"Kebanyakan orang lebih percaya daripada kata manusia, sedangkan kata tuhan selalu diabaikannya. Sadarlah, manusia itu ciptaan tuhan juga, jadi lebih baik dengar kata tuhan, percayalah" -Heru (02) Prasetio-


Sudut QS. Al-Quran:
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
Artinya: “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 5). “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 6)

Okay guy's, sekian dulu postingan ane kali ini, semoga berguna dan barakallah ya akhi wa ukhti :D

Minggu, 07 April 2013

Lahirnya Blog Baruku : bukankisahmu.blogspot.com


بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Selamat malam blogger dimana pun kalian berada! 
Hari ini tepat pukul 21.00 WIB, tanggal 26 Jumadil Awal 1434 tahun hijriah, ku berhasil me'nelur'kan blog baru yang judul halamannya, Ini Ceritaku, Bukan Kisahmu. Sesuai dengan namanya, blog ini bercerita tentang kisah hidupku, yang lalu, sekarang ataupun masa depan ku nanti, hehhehe (semoga panjang umur, aamiin!). Blog ini sengaja ku buat agar goresan tinta warna-warni tentang kehidupan ku dapat dinikmati para blogger (makanan kali, hehehe). Ok next, lanjut dengan perkenalan.

Perkenalan ala anak kru wartawan pelajar atau majalah sekolah:
Lajang yang bernama lengkap Heru Prasetio ini biasa disapa Heru. Pertama kali menghirup oksigen di plaju, Palembang, 03 Maret 1992 beragama islam. Cowok work-holic yang hobi membaca novel, buku motivasi dan tentunya over-time ini sekarang bekerja di salah satu pabrik pupuk BUMN tertua di dunia, apalagi kalo bukan PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang, tepatnya di Departemen Operasi, Pusri 2, Pabrik Ammonia dengan badge 122424 (badge dengan nomor hoki gan, katanya, hehehhe). Meskipun sekarang udah kerja, ternyata cowok pekerja keras ini juga pernah mengenyam pendidikan di kampus hijau Faperta Univ Sriwijaya, jurusan Aquaculture dengan full beasiswa. Tapi sayang, karena udah diterima kerja, jadi stop deh kuliahnya, belum nyampe semester pertama, huhuhuuhu. Pernah juga 'makan' bangku sekolah di SDN 268 Palembang (dulu 395), SMPN 24 Palembang, dan SMAN 4 Palembang. Anak sulung dari 4 bersaudra ini pernah ikut ekskul pencak silat, pramuka dan paskib waktu SMP dan waktu SMA ikut ekskul Paskibra SMAN 4 Palembang atau yang akrab di sapa dengan Pasmanepa, ikut psikolog remaja alias PKPR kepanjangan dari Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja, aktif di OSIS sebagai ketua humas, dan juga waktu kuliah sempat ikut BEM Faperta. Udah dulu yah perkenalannya, yang jelas aku orangnya nurut sama orang tua, karena ridho orang tua adalah ridho Allah, hehhehe. Eitss ampir lupa gan, aku dulu pernah ikut organisasi diluar sekolah, yakni wartawan pelajar se-Sumsel di Sriwijaya Post angkatan 15, dulu kalo nggak salah jabatannya editor, ngedit-ngedit berita gitu. Kalo tingkat kecamatannya pernah ikut IPIP singkatan dari Ikatan Pemuda Islam Plaju, baru 3 bulan, eh taunya berhenti gara-gara naik kelas XII. Kalo sekarang masih disibukkan dengan kerja, jadi operator pabrik pupuk dan insya Allah tahun ini mau kuliah, doain yah gan, hehhehehe (aamiin ya Allah).

Stt, segitu ajah perkenalan dari ku, di halaman pertama di blog baru ku lebih baik diisi dengan perkenalan, tak kenal maka tak cinta, tak cinta maka tak sayang, kalo sayang kan enak, barakallah tuh! hehehehheh. Next post, berikut foto-foto aku gan, hehehhe, jadi malu sendiri:

@heru_right


Sudut bijak : "Disaat kesulitan, kita sering bertanya kapankah waktu ini berlalu, tetapi disaat kita berada dalam kurva kesenangan, kita sering mengeluh mengapa waktu ini cepat sekali berlalu. Inilah hidup, tidak ada yang kekal didalamnya" -Heru (01) Prasetio-

Sudut Hadist:
مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Artinya: “Barangsiapa yang suka dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya, maka sambunglah silaturrahim.

Sekian dulu post kali ini, semoga bermanfaat, barakallah dan salam kenal :) !!!
 

Sample text

Sample Text